Jumat, 26 Desember 2014

NILAI RUPIAH KEMBALI MELEMAH




NILAI RUPIAH KEMBALI MELEMAH


Dollar pulang kampung. Begitulah istilah yang digunakan oleh Ketu Dewan Daerah. Terkait dengan terpuruknya nilai rupiah terhadap dollar AS. Perekonomian Amerika memang sedang membaik sehingga nilai mata uang hampir di seluruh negara berdampak negatif.



Terpuruknya rupiah saat ini sebenarnya bisa dihindari jika pemerintah dari jauh jauh hari .


Nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS disebabkan tren perekonomian Amerika yang memang kini sedang membaik. Fenomena depresiasi mata uang ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Di negara lain juga sama hal nya dengan Indonesia.


Dollar AS memang berdampak besar  bagi semua matang uang di dunia. Jika sudah terjadi demikian, untuk kedepannya seharusnya pemerintah dan masyarakat bekerjasama bagaimana cara agar untuk kedepannya nilai rupiah tidak terpukuk dalam.
Salah satu cara adalah meminimalisir kegiatan impor barang dari negara lain ke Indonesia.

Rabu, 24 Desember 2014

KENAIKAN HARGA BBM



Sejak ditetapkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tanggal, satu hari sebelumnya terlihat antrian kendaraan di setiap SPBU yang tidak seperti biasanya. Mereka ingin mengisi kendaraan mereka sebelum harga naik. Alasannya mungkin karena alasan ekonomi. Kata sebaian orang, Rp 2.000,- kan bisa dipakai untuk yang lain. Semenjak harga BBM naik, kini terasa sekali dampak yang timbul dalam kehidupan sehari-hari. BBM naik dan semua harga ikut naik. Seperti hal nya banyak transportasi umum yang meningkatkan tarif sekian persen dari tarif sebelumnya. Tak hanya itu, kenaikan BBM juga berimbas pada harga cabai dimana di Kota Malang, cabai besar dijual Rp 1.500,- per biji. Rumah makan atau warteg juga meningkatkan harga makanan yang mereka jual.
Pada dasarnya, menurut Bapak Presiden Joko Widodo tidak ada kenaikan harga BBM di Indonesia. Yang ada adalah pengalihan harga BBM. Hal ini dilakukan karena 72 persen subsidi BBM dinikmati oleh penduduk kelompok menengah keatas. Dan kini saatnya subsidi BBM dialihkan ke sektor produktif bukan konsumtif.
Saat pemerintah menetapkan harga BBM baru pada tanggal, banyak mahasiswa di Indonesia berunjuk rasa di depan gedung-gedung pemerintahan menolak kenaikan harga BBM. Banyak dari mereka yang berorasi menyampaikan pendapat pendapatnya agar harga BBM tetap pada harga yang dulu dan tidak naik. Bahkan ada mahasiswa berujuk rasa yang merusak fasilitas negara. Untuk hal seperti ini, seharusnya mahasiwa berfikir dengan kepala dingin. Tidak tergesa gesa menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dengan berdemonstrasi di jalan yang akhirnya berujung ricuh. Seharusnya mahasiswa mampu berfikir lebih kritis lagi mengapa pemerintah menaikkan harga BBM. Pemerintah pastinya sudah mempunyai pertimbangan yang matang saat memutuskan untuk menaikkan harga BBM.
Menurut saya, pemerintah telah melakukan hal yang tepat saat menaikkan harga BBM. Apa saja hal tepat menurut saya ?
1.      Pemerintah telah memberikan subsidi kepada yang tepat. Dimana saat harga BBM dinaikkan, kalangan atas yang biasanya menikmati subsidi BBM untuk mobil mewahnya, kini tak dapat lagi dirasakannya. Hal ini dikarenakan subsidi akan di alihkan kepada para petani untuk traktor dan pupuk, untuk para nelayan, sehingga mereka yang susah benar benar merasakan manfaat dari subsidi tersebut,

Jumat, 19 Desember 2014

INTENSITAS HUJAN RENDAH, PETANI TERANCAM GAGAL PANEN



Sebagian petani di Kecamatan Baki dan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah, telah menggunakan mesin pompa untuk mengairi sawahnya selama beberapa hari terakhir dimana umur padi sudah kisaran dua minggu sampai satu bulan. Ya, petani di daerah sana terpaksa menggunakan mesin pompa dikarenakan sudah lebih dari sepekan ini hujan tidak turun meskipun sdah memasuki musim penghujan sehingga pasokan air ke sawah amat minim.



Petani yang baru memasuki tahap tanam padi atau tandur dengn terpaksa harus memompa air dari sumur-sumur pantek yang dibuat di pinggir pinggir saawah. Salah satu warga disana juga mengatakan bahwa cuaca saat ini sulit untuk diperkirakan. Dimana untuk bulan Desember diperkirakan pasokan air akan melimpah ruah karena musim penghujan, nyatanya malah lebih dari sepekan tak kunjung turun hujan juga. Padahal air hujan itu amat diharapkan oleh petani disana untuk keperluan pengairan.



Sama halnya dengan apa yang terjadi di Kecamatan Cawas dan Karangdowo, Klaten. Para petani di daerah sana juga mengeluh minimnya pasokan air yang jauh berkurang dari sebelumnya. Padahal di Daerah Klaten, dari total luas lahan sawah yang mencapai 33.554 hektar, hanya sekitar 19.000 hektar yang terakses jaringan irigasi teknis. seluas 6.000 hektar saawah terakses irigasi setengah teknis dan selebihnya irigasi nonteknis. Dari irigasi yang ada itu, sekitar 40 persen saluran irigasi tersier.



Tak ada bedanya dengan petani yang ada di Kabupaten Magelang dan Temanggung. Kesulitan mendapatkan air, membuat para petani berlomba untuk mencari dan berebut air dari mata air bersama dengan para petani lainnya mengingat minimnya pasokan air dari irigasi. Apalagi mengandalkan hujan yang tak tentu.



Jika kondisinya seperti ini terus tanpa solusi, bukan tidak mungkin tanaman padi yang tak tercukupi air akan mati dan para petani akan mengalami gagal panen.