Sejak
ditetapkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tanggal, satu hari
sebelumnya terlihat antrian kendaraan di setiap SPBU yang tidak seperti
biasanya. Mereka ingin mengisi kendaraan mereka sebelum harga naik. Alasannya mungkin
karena alasan ekonomi. Kata sebaian orang, Rp 2.000,- kan bisa dipakai untuk
yang lain. Semenjak harga BBM naik, kini terasa sekali dampak yang timbul dalam
kehidupan sehari-hari. BBM naik dan semua harga ikut naik. Seperti hal nya banyak
transportasi umum yang meningkatkan tarif sekian persen dari tarif sebelumnya. Tak
hanya itu, kenaikan BBM juga berimbas pada harga cabai dimana di Kota Malang,
cabai besar dijual Rp 1.500,- per biji. Rumah makan atau warteg juga
meningkatkan harga makanan yang mereka jual.
Pada
dasarnya, menurut Bapak Presiden Joko Widodo tidak ada kenaikan harga BBM di
Indonesia. Yang ada adalah pengalihan harga BBM. Hal ini dilakukan karena 72 persen
subsidi BBM dinikmati oleh penduduk kelompok menengah keatas. Dan kini saatnya
subsidi BBM dialihkan ke sektor produktif bukan konsumtif.
Saat
pemerintah menetapkan harga BBM baru pada tanggal, banyak mahasiswa di
Indonesia berunjuk rasa di depan gedung-gedung pemerintahan menolak kenaikan
harga BBM. Banyak dari mereka yang berorasi menyampaikan pendapat pendapatnya
agar harga BBM tetap pada harga yang dulu dan tidak naik. Bahkan ada mahasiswa
berujuk rasa yang merusak fasilitas negara. Untuk hal seperti ini, seharusnya
mahasiwa berfikir dengan kepala dingin. Tidak tergesa gesa menolak kebijakan
pemerintah menaikkan harga BBM dengan berdemonstrasi di jalan yang akhirnya
berujung ricuh. Seharusnya mahasiswa mampu berfikir lebih kritis lagi mengapa
pemerintah menaikkan harga BBM. Pemerintah pastinya sudah mempunyai
pertimbangan yang matang saat memutuskan untuk menaikkan harga BBM.
Menurut
saya, pemerintah telah melakukan hal yang tepat saat menaikkan harga BBM. Apa saja
hal tepat menurut saya ?
1. Pemerintah telah memberikan subsidi
kepada yang tepat. Dimana saat harga BBM dinaikkan, kalangan atas yang biasanya
menikmati subsidi BBM untuk mobil mewahnya, kini tak dapat lagi dirasakannya. Hal
ini dikarenakan subsidi akan di alihkan kepada para petani untuk traktor dan
pupuk, untuk para nelayan, sehingga mereka yang susah benar benar merasakan
manfaat dari subsidi tersebut,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar