Rabu, 24 Desember 2014

KENAIKAN HARGA BBM



Sejak ditetapkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tanggal, satu hari sebelumnya terlihat antrian kendaraan di setiap SPBU yang tidak seperti biasanya. Mereka ingin mengisi kendaraan mereka sebelum harga naik. Alasannya mungkin karena alasan ekonomi. Kata sebaian orang, Rp 2.000,- kan bisa dipakai untuk yang lain. Semenjak harga BBM naik, kini terasa sekali dampak yang timbul dalam kehidupan sehari-hari. BBM naik dan semua harga ikut naik. Seperti hal nya banyak transportasi umum yang meningkatkan tarif sekian persen dari tarif sebelumnya. Tak hanya itu, kenaikan BBM juga berimbas pada harga cabai dimana di Kota Malang, cabai besar dijual Rp 1.500,- per biji. Rumah makan atau warteg juga meningkatkan harga makanan yang mereka jual.
Pada dasarnya, menurut Bapak Presiden Joko Widodo tidak ada kenaikan harga BBM di Indonesia. Yang ada adalah pengalihan harga BBM. Hal ini dilakukan karena 72 persen subsidi BBM dinikmati oleh penduduk kelompok menengah keatas. Dan kini saatnya subsidi BBM dialihkan ke sektor produktif bukan konsumtif.
Saat pemerintah menetapkan harga BBM baru pada tanggal, banyak mahasiswa di Indonesia berunjuk rasa di depan gedung-gedung pemerintahan menolak kenaikan harga BBM. Banyak dari mereka yang berorasi menyampaikan pendapat pendapatnya agar harga BBM tetap pada harga yang dulu dan tidak naik. Bahkan ada mahasiswa berujuk rasa yang merusak fasilitas negara. Untuk hal seperti ini, seharusnya mahasiwa berfikir dengan kepala dingin. Tidak tergesa gesa menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dengan berdemonstrasi di jalan yang akhirnya berujung ricuh. Seharusnya mahasiswa mampu berfikir lebih kritis lagi mengapa pemerintah menaikkan harga BBM. Pemerintah pastinya sudah mempunyai pertimbangan yang matang saat memutuskan untuk menaikkan harga BBM.
Menurut saya, pemerintah telah melakukan hal yang tepat saat menaikkan harga BBM. Apa saja hal tepat menurut saya ?
1.      Pemerintah telah memberikan subsidi kepada yang tepat. Dimana saat harga BBM dinaikkan, kalangan atas yang biasanya menikmati subsidi BBM untuk mobil mewahnya, kini tak dapat lagi dirasakannya. Hal ini dikarenakan subsidi akan di alihkan kepada para petani untuk traktor dan pupuk, untuk para nelayan, sehingga mereka yang susah benar benar merasakan manfaat dari subsidi tersebut,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar