Senin, 10 November 2014

PENGARUH EKSPOR IMPOR TERHADAP BISNIS DI INDONESIA



PENGARUH EKSPOR IMPOR TERHADAP BISNIS DI INDONESIA

“Yang dimaksud dengan kegiatan ekspor adalah perdagangan dengan cara mengeluarkan barang dari dalam keluar wilayah Pabean suatu negara dengan memenuhi ketentuan yang berlaku” Djauhari (2002:1).
 
“Ekspor impor pada hakikatnya adalah suatu transaksi yang sederhana dan tidak lebih dari membeli dan menjual barang antara pengusaha-pengusaha yang bertempat di negara-negara yang berbeda. Namun dalam pertukaran barang dan jasa yang menyeberangi laut dan darat ini tidak jarang timbul berbagai masalah yang kompleks antara pengusaha-pengusaha yang mempunyai bahasa, kebudayaan, adat istiadat, dan cara yang berbeda-beda” Hutabarat (1989:1).

Dengan artian lain,ekspor impor adalah suatu transaksi menjual dan membeli barang yang dilakukan oleh dua atau lebih negara untuk mendapatkan barang-barang yang diperlukan di negara yang bersangkutan.

Pada dasarnya Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah rempah,minyak bumi,dan berbagai macam hasil perkebunan lainnya.Mengingat bahwa Indonesia juga merupakan negara yang aktif dalam kegiatan perdagangan internasional.

Hal ini merupakan pertanda baik bagi industri bisnis di Indonesia untuk mengambangkan kegiatan expor nya ke berbagai negara lain dengan tujuan meningkatkan pendapatan negara pada sektor bisnis.
Melimpahnya kekayaan alam di Indonesia dengan hasil panen yang begitu beragam,membuat indonesia mampu mengespor beberapa bahan pangan maupun bahan produksi.

Pengutamaan ekspor bagi Indonesia sudah digalakkan sejak tahun 1983. Sejak saat itu, ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi industrialisasi dari penekanan pada industri substitusi impor ke industri promosi ekspor.

kondisi ekspor Indonesia yang pada mulanya membaik dan meningkat, namun tak dipungkiri semenjak terjadinya krisis finansial global, kondisi ekspor Indonesia semakin menurun.
Disisi inilah Indonesia juga masih harus mengimpor berbagai macam bahan pangan maupun bahan produksi dari negara negara lain dikarenakan belum terpenuhinya berbagai macam bahan pangan maupun produksi yang ada di dalam negeri.Dalam hal ini,kelangkaan juga menjadi alasan.Sehingga memaksa Indonesia untuk mengimpor dari negara lain untuk mencukupinya.

Akan tetapi Indonesia juga membatas kegiatan impor. Pembatasan impor (Import Quota) merupakan pembatasan langsung atas jumlah barang yang boleh diimpor. Pembatasan ini biasanya diberlakukan dengan memberikan lisensi kepada beberapa kelompok individu atau perusahaan. Sambil terus berupaya mengurangi ketergantungan bahan baku dan memberdayakan sumber daya alam Indonesia, yang akan menciptakan kemandirian bangsa ditengah persaingan perdagangan yang semakin ketat.
  
Berikut merupakan faktor pendorong suatu negara melakukan kegiatan ekspor impor, di antaranya sebagai berikut

  • Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. 
  • Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negar
  • Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknolog  dalam mengolah sumber daya ekonomi. 
  • Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut 
  • Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi 
  • Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
  •  Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain. 
  • Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.


Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekspor impor membawa pengaruh besar bagi kegiatan bisnis di Indonesia. Pengaruhnya yaitu :

  • Perkembangan bisnis di Indonesia semakin maju.Hal ini dikarenakan banyaknya barang yang di ekspor ke luar negeri sehingga kegiatan produksi di dalam negeri semakin meningkat.

  • Membuat barang produksi dalam negeri semakin go internasional.
  • Meningkatnya Kegiatan produksi,berpengaruh juga terhadap tenaga kerja yang diperlukan.Semakin tinggi kegiaatan produksi,secara otomatis pula jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan semakin tinggi untuk mengejar target jumlah barang yang dibutuhkan.
  • Perkembangan ekspor impor merupakan faktor penentu dalam menentukan roda perekonomiandi Indonesia.
  • Memperluas pasar bagi para pebisnis di Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar